Langsung ke konten utama

Postingan

BAHASA SANUBARI

PAPAN TAKDIR

Dari kosong di berikan cerita tentang perjalanan hidup orang-orang suci. Berawal dari lingkup keluarga hingga di jamu secara khusus oleh pendakwah-pendakwah kitab suci.  Yang seharus nya hanya tau satu Tuhan dari orang tua,kini menambah beberapa Tuhan dari cerita para pendakwah. Harusnya kami jangan di jejali cerita asumsi pribadi,harusnya kami tak perlu di beri tafsir-tafsir yang bukan dari nabi. Semakin dewasa malah tak tentu arah keyakinan,karena banyak nya kepentingan suatu golongan yang membuat kami kehilangan jati diri. Bukan nya semakin matang tetapi malah menjadi melayang kan angan dalam berkeyakinan. Harus nya kami tak banyak tau,dan nggak perlu di beri tau. Biarkan kami memanjatkan doa kepada Tuhan yang satu. Jika seperti ini malah seakan-akan Tuhan tak ada lagi. Lalu kami bermunajat kepada siapa?  Ruang hiburan sudah di racuni berita-berita tafsir-tafsir orang jaman sekarang. Yang lama-lama menggiring kita untuk tak lagi berketuhanan,karena di jaman ini tehnologi se...

Postingan Terbaru

SANG KALA DAN SANGKALA

TANTRA SUTRA

PANGIWO PANENGEN

PITU SIJI

MEDITASI PEMBODOHAN

SANG PURNAMA SABIT

HONOCOROKO

BANGUN TETULAK

CURHATAN HUJAN

KAWI AKSORO